"Historia" sejarah gereja katolik pelemdukuh

Maka kata Yesus: “Seumpama apakah hal kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya? Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya:   Biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung diudara bersarang pada cabang-cabangnya.” dan Ia berkata lagi : “Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Allah? Ia seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan kedalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya.”
Mungkin perumpamaan ini menggambarkan bahwa Paroki Administratif Pelem Dukuh yang kecil saat ini seumpama biji sesawi yang kelak akan tumbuh menjadi Paroki yang besar. Sehingga umat dari wilayah lain akan berdatangan ke Pelem Dukuh untuk mencari berkat Allah. Umat Pelem Dukuh yang sedikit ,sebagian besar generasi mudanya merantau dan menjadi tokoh-tokoh umat katolik di perantauan ibarat ragi yang kecil yang diadukkan kedalam tepung terigu tiga sukat sampai kamir seluruhnya.
 sejarah berdirinya paroki administratif pelem dukuh sudah melewati proses yang begitu panjang dimulai dari jemaat pertama hingga kini,permulaannya bahkan Sebelum th. 1936 umat pelem Dukuh mengikuti perayaan Ekaristi di Gereja Paroki Boro. 
kemudian Sejak dibangunnya Gereja Nanggulan  maka umat mengikuti misa di paroki Nanggulan.
Tahun 1948 mulai diadakan misa di Stasi,di rumah Bp. Kroma martono.
Tahun 1967 mendirikan rumah Joglo di pekarangan rumah Bp. Kromo Martono sebagai Kapel.
Tahun 1973 bebatur di lereng gunung Pengilon.
Tahun 1974 Kapel dipindahkan ke lokasi baru.
Tahun 1975 Pastor Paroki Nanggulan ( Romo Ambrosius Adi Wardaya, Pr) memerintahkan pengurus Stasi menyelenggarakan administrasi sendiri.
Tanggal 22 Desember 2013 Stasi Santa Maria Fatima Pelem Dukuh ditetapkan sebagai Paroki Admistratif oleh Mgr. Johannes Pujasumarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar