Untuk Natal kali ini yang dipercaya untuk menjadi leader dekor adalah bung Blasius Tri fibrianto dari Lingkungan Stephanus mranggen. Pohon Natal yang terbuat dari Sepet (sabut Kelapa) bias terlihat apik dipadu dengan lampu natal, juga goa yang terbuat dari bungkus semen bias terlihat serasi. “Untuk pohon Natal yang terbuat dari sepet itu mendapat konsep dari mas prio, dengan konsep kesederhaan karena mungkin selama ini sepet hanya untuk dibakar dan Pelem dukuh sangat melimpah tetapi setelah dirangkai sedemikian rupa menjadi pohon Natal yang apik. Inspirasi juga mendapat dari teman-teman OMK Don Bosco, jadi saya menampung semua aspirasi dan diolah oleh tim dekor sehingga bisa menghasilkan seperti ini “ujar bung Fibri disela-sela pembongkaran Goa Natal.
“Untuk mendekor ini sekitar 1 minggu dan dibantu oleh Srikandi OMK Don Bosco mereka sangat berkompeten untuk memasak. Kesulitannya adalah mencari lumut karena sedikit sekali genteng yang ada lumutnya, kami harus panjat sana panjat sini untuk sekedar mendapatkan lumut seperti yang diinginkan. Tapi semuanya terbayar atas hasil yang dicapai walaupun banyak keurangan” ucapnya sembari menikmati the dan rokok.
“Ucapan terima kasih kepada teman-teman OMK Don Bosco yang telah membantu siang dan malam, dan atas waktunya untuk mendekor, juga kepada pihak-pihak terkait seperti Dewan Paroki yang telah memberi kesempatan juga kepada umat semua” diakhir katanya….


































Tidak ada komentar:
Posting Komentar